7 Solusi Sapih Minim Trauma Payudara

Dyah Renaningtyas, Amd. Keb

Tujuh solusi menyapih minim trauma payudara, bantu ibu menyusui cegah bengkak, nyeri, hingga mastitis selama proses sapih.

Baca Juga: Nggak Perlu Skincare Mahal, Manggis Jepang Bantu Kulit Tetap Sehat

Bengkak payudara ini bisa terjadi karena produksi ASI yang masih berjalan normal tidak lagi dikeluarkan, dia terbendung, dan menumpuk.

Saat masih menyusui, ASI terus di produksi. Semakin dikeluarkan baik dengan menyusukan langsung atau perah ASI, maka payudara memberi sinyal pada dua hormon utama yakni prolactin dan oksitosin.

Nah, saat ibu mulai berhenti menyusukan, tidak serta merta produksi itu terhenti, produksi tetap berjalan, aliran itu masih tetap terisi, sehingga bisa menyebabkan aliran tersumbat.

Sumbatan inilah yang menyebabkan bengkak pada payudara hingga menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman pada payudara Ibu.

Tidak hanya bengkak dan nyeri ya bu, terkadang ada beberapa yang sampai mengalami mastitis (peradangan) hingga demam.

Mastitis yang sampai demam timbul karena bengkak tidak ditangani seawal mungkin saat mulai menyapih. Maka dari itu sebelum menyapih sebaiknya ibu cari tau bagaimana menyapih yang nyaman. ibu lakukan dirumah secara rutin solusi nyaman saat menyapih seperti berikut ini :

1. Tidak berhenti mendadak (gentle weaning)

Jika ibu sudah ada rencana ingin menyapih lakukan perlahan. Sebaiknya tidak mendadak langsung berhenti menyusui. Mulai kurangi menyusui sedikit demi sedikit. Sebisa mungkin dijadwalkan saat menyusu.

Misalkan di minggu pertama, menyusu saat bangun tidur dan akan tidur saja. Minggu berikutnya, susui saat akan tidur saja.

Halaman 2 dari 6

Artikel Terkait