7 Solusi Sapih Minim Trauma Payudara

Dyah Renaningtyas, Amd. Keb

Tujuh solusi menyapih minim trauma payudara, bantu ibu menyusui cegah bengkak, nyeri, hingga mastitis selama proses sapih.

Sebaiknya tidak menyusui saat tengah malam hari, karena hormone prolactin (merangsang produksi asi) bekerja dimalam hari. Minggu-minggu berikutnya mulai berkurang. Lakukan bounding dan sounding pada anak sebaiknya sebelum mulai menyapih. Agar anakpun lebih siap.

2. Tidak membiarkan payudara penuh

Awal-awal menyapih produksi ASI masih aktif, sehingga payudara masih terasa penuh. Dianjurkan ibu tetap lakukan pengurangan ASI.

Hanya dikurangi ya bu, bukan dikosongkan. Karena pengosongan payudara akan semakin memperlancar produksi ASI. Saat Payudara penuh bisa dikurangi dengan dengan alat seperti Pompa ASI atau dengan perah manual. Kurangi volume asi perlahan.

3. Kompres Dingin

Saat payudara mulai terasa tidak nyaman karena bengkak bahkan hingga mastitis. Langkah yang bisa dilakukan adalah kompres dingin.

Kompres dengan kain yang diisi es batu atau kain yang direndam air es. Kompres dingin ini bekerja untuk mempersempit saluran laktiferus pada payudara ibu, sehingga meredakan nyeri dan pembengkakan.

Mengompres dengan air dingin juga tidak hanya untuk payudara nyeri dan bengkak. Hal ini bisa dilakukan bagi ibu menyusui yang mengalami hiperlaktasi (suplai ASI berlebih), bahkan ibu mengalami mastitis (peradangan).

Kompres dingin memiliki cara kerja menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang mana bisa mengurangi aliran darah ke payudara sehingga produksi ASI menurun.

4. Massage Payudara (Pijat Payudara)

Halaman 3 dari 6

Artikel Terkait