Banjir Datang Lagi, Pemalang Terendam untuk Ketiga Kalinya

Kamis, 5 Februari 2026 | 06.40
Banjir di Pemalang
Banjir di Pemalang

Banjir kembali melanda Pemalang untuk ketiga kalinya. Hujan deras memicu luapan sungai, merendam kota, permukiman, dan melumpuhkan lalu lintas.

Dalam peringatan tersebut, Kabupaten Pemalang berstatus waspada yang meliputi wilayah Kecamatan Bodeh, Pemalang, Petarukan, Ampelgading, Comal, serta Ulujami.

Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Air Mulai Merendam Pemukiman Penduduk

Hujan deras yang tak kunjung reda akhirnya memicu banjir di sebagian besar wilayah Kabupaten Pemalang. Puncak banjir terjadi pada Kamis 5 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.

Banjir merendam kawasan perkotaan. Untuk ketiga kalinya, Kawasan City Walk Jalan Jenderal Sudirman Pemalang dan sekitarnya kembali terendam banjir hingga setinggi puluhan sentimeter.

Ini merupakan kali ketiga banjir menggenangi wilayah perkotaan Pemalang. Sebelumnya, banjir terjadi pada Sabtu malam 31 Januari 2026 dan Senin malam 2 Februari 2026.

Genangan banjir menyebabkan arus lalu lintas tersendat, ratusan motor mogok, dan pemukiman perkotaan terendam.

Kali ini banjir masuk ke permukiman warga di Kelurahan Mulyoharjo, Kelurahan Pelutan, dan Kelurahan Kebondalem yang merupakan wilayah pusat Kecamatan Pemalang.

Selain itu, banjir pun melanda sebagian wilayah Kecamatan Taman akibat luapan Kali Taman dan Kali Waluh. Kondisi banjir malam ini dilaporkan lebih parah dibanding kejadian sebelumnya.

Pantauan puskapik.com, sejumlah desa di wilayah Pemalang timur yang berada di bantaran Sungai Comal juga turut terdampak luapan sungai sekitar pukul 02.00 WIB.

Halaman 2 dari 3

Artikel Terkait