Evakuasi Jasad Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan Dilanjutkan

Evakuasi jasad pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan, dilanjutkan Kamis pagi usai tertunda badai; penurunan dilakukan estafet.
Jasad Syafiq ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026 pukul 10.49 WIB di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, area Watu Langgar.
Syafiq dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Saat itu, ia melakukan pendakian tektok bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, sejak Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB.
Keduanya dijadwalkan turun pada Minggu, 28 Desember 2025. Namun hingga Senin, 29 Desember 2025, mereka belum kembali ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya.
Petugas Basecamp Dipajaya Pemalang kemudian memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan dan Himawan Choidar Bahran.
Dalam upaya pencarian tersebut, Tim Basecamp Dipajaya berhasil menemukan Himawan Choidar Bahran pada Senin malam, 29 Desember 2025, di Pos 5 Gunung Slamet.
Namun Syafiq belum ditemukan.
Pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan pun diperluas dengan melibatkan Tim SAR Gabungan hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia. **



