PMI Pemalang Bantu Logistik Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Minggu, 4 Januari 2026 | 20.41
PMI Pemalang Bantu Logistik Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet

PMI Pemalang mengirim logistik serta personel KSR dan TSR untuk mendukung operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet.

PEMALANG, puskapik.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang memperkuat dukungan operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet dengan mengirim bantuan logistik.

Tak hanya itu, PMI juga menerjunkan personel KSR (Korps Sukarela) dan TSR (Tim Siaga Rescue) ke sejumlah SRU dalam operasi pencarian pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan.

Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, melalui Amir hamzah selaku staf PB dan posko, menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung operasi kemanusiaan ini hingga tuntas.

Baca Juga: Bupati Pemalang Gagas Konsep SOUL untuk Transformasi Birokrasi, Ini Maknanya

"Sesuai arahan Ketua PMI, kami telah memobilisasi personel KSR dan TSR untuk bergabung dalam tim SRU (Search and Rescue Unit)." jelas Amir Hamzah di Posko SAR Clekatakan, Jumat 2 Januari 2026.

Amir Hamzah menyebut, fokus personel PMI saat ini ialah membantu penyisiran di lapangan serta memastikan manajemen posko dan distribusi logistik untuk ratusan petugas SAR gabungan berjalan lancar.

"Mengingat cuaca di atas sering hujan deras disertai angin kencang, fisik para petugas harus tetap terjaga," ujar Amir Hamzah.

PMI Kabupaten Pemalang juga memastikan suplai logistik dan manajemen posko berjalan optimal untuk mendukung ratusan petugas dari berbagai unsur yang terlibat dalam operasi SAR.

Baca Juga: Tebing Sungai Keruh Longsor, Dua Keluarga di Kalinusu Brebes Terpaksa Kosongkan Rumah

Hingga Jumat malam, enam SRU telah diberangkatkan untuk menyisir titik-titik strategis, dari jalur bawah hingga area Plawangan (bibir puncak). Namun, hasil penyisiran sejauh ini masih nihil.

Seeperti diketahui, dua pendaki asal Magelang dikabarkan hilang saat pendakian tektok di Gunung Slamet via Pos Dipajaya Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Keduanya ialah Himawan Choidar Bahran asal Desa Jambewangi, Kecamatan Serang, Magelang dan Syafiq Ridhan Ali Razan asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Magelang.

Himawan dan Syafiq diketahui melakukan pendakian tektok Gunung Slamet via Dipajaya sejak Sabtu 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Mustinya mereka turun pada Minggu 28 Desember 2025.

Namun hingga Senin, mereka belum juga pulang ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya. Petugas basecamp kemudian memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Himawan dan Syafiq.

Setelah dilakukan pencarian, Tim Basecamp Dipajaya berhasil menemukan Himawan Choidar Bahran pada Senin 29 Desember 2025 malam di Pos 5 Gunung Slamet.

Kondisi fisik Himawan saat ditemukan dalam keadaan baik dan aman. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq masih terus dilakukan. **

Artikel Terkait