Tim SAR Maksimalkan Pencarian Syafiq Ridhan di Gunung Slamet

Rabu, 31 Desember 2025 | 03.27

PEMALANG, puskapik.com – Upaya Pencarian pendaki tektok asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan yang hilang di Gunung Slamet via Dipajaya Pemalang hingga Selasa 30 Desember 2025 malam masih belum membu...

PEMALANG, puskapik.com – Upaya Pencarian pendaki tektok asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan yang hilang di Gunung Slamet via Dipajaya Pemalang hingga Selasa 30 Desember 2025 malam masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan kini disiagakan di Pos 1 Jalur Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya. Sementara penyisiran intensif masih terus dilakukan dari sejumlah titik pendakian via Dipajaya. Saat dikonfirmasi puskapik.com, Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, mengatakan, hingga kini Syafiq Ridhan Ali Razan belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian maksimal masih terus dilakukan tim SAR dari Basecamp Dipajaya. "Kita lagi nunggu perkembangan. Tim sudah sampai di Pos 9, ada yang lagi menyayap di Pos 4 dan Pos 5, kemudian ada yang track ke jalur gunung malang Purbalingga." ujar Sutrisno kepada puskapik.com via seluler. Selain tim SAR Basecamp Dipajaya, kini personel Basarnas, BPBD Pemalang, TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Kecamatan sudah bersiaga di Pos 1 Gunung Slamet sembari menunggu perkembangan terkini dari tim yang sedang melakukan pencarian. Menurut Sutrisno, cuaca buruk menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian. Hujan deras yang mengguyur kawasan pendakian membuat tim di Pos 1 turun ke basecamp untuk keselamatan dan persiapan pengiriman logistik. "Ini mereka baru turun dari pos 1 ke Basecamp karena hujan besar. Tadi tim kedua bersiap menyusul membawa logistik," terang Sutrisno. Disamping melakukan pencarian, koordinasi juga dilakukan kepada seluruh Basecamp Pendakian Gunung Slamet untuk bersama-sama melakukan pemantauan. Dari hasil pendalaman informasi, didapati keterangan terbaru bahwa Himawan Choidar Bahran dan Syafiq Ridhan Ali Razan terpisah saat proses turun gunung di Pos 9 (Pelawangan) yang merupakan batas vegetasi Gunung Slamet. Hingga berita ini diturunkan, proses koordinasi dan pemantauan masih berlangsung intensif, dengan fokus pencarian tetap di area pelawangan dan sejumlah pos yang menjadi titik terakhir keberadaan korban. Diberitakan sebelumnya, dua pendaki asal Magelang dikabarkan hilang saat pendakian tektok di Gunung Slamet via Pos Dipajaya Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Keduanya ialah Himawan Choidar Bahran asal Desa Jambewangi, Kecamatan Serang, Magelang dan Syafiq Ridhan Ali Razan asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Magelang. Himawan dan Syafiq diketahui melakukan pendakian tektok Gunung Slamet via Dipajaya sejak Sabtu 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Mustinya mereka turun pada Minggu 28 Desember 2025. Namun hingga Senin, mereka belum juga pulang ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya. Petugas basecamp kemudian memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Himawan dan Syafiq. Setelah dilakukan pencarian, Tim Basecamp Dipajaya berhasil menemukan Himawan Choidar Bahran pada Senin 29 Desember 2025 malam di Pos 5 Gunung Slamet. Kondisi fisik Himawan saat ditemukan dalam keadaan baik dan aman. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq masih terus dilakukan oleh tim basecamp. **

Artikel Terkait