Legenda Desa Cipaku Purbalingga, Jejak Sunyi Galuh Purba di Batu Tulis (Seri 1)

Rabu, 7 Januari 2026 | 11.43

Desa Cipaku di Purbalingga menyimpan jejak Kerajaan Galuh Purba, lewat nama Sunda Kuno dan Prasasti Cipaku abad ke-5 M.

PURBALINGGA, puskapik.com - Di barat Kabupaten Purbalingga, terdapat sebuah desa bernama Cipaku. Bagi sebagian orang, Cipaku mungkin hanyalah nama kampung biasa.

Namun jika ditelusuri lebih jauh, nama ini menyimpan jejak sejarah panjang yang berkelindan dengan peradaban awal Nusantara. Kerajaan Galuh Purba, salah satu entitas politik tertua di Tatar Sunda.

Sejarah Indonesia selama ini lebih sering dibaca dari pusat-pusat kekuasaan besar seperti Tarumanegara, Sriwijaya, atau Majapahit.

Baca Juga: Weton Rabu Wage, Hari Ini Akan Dapat Keberuntungan

Padahal, denyut peradaban kerap bertahan justru di wilayah pinggiran desa-desa yang kini tampak sunyi, tetapi dahulu menopang kehidupan politik, ekonomi, dan budaya kerajaan.

Sejarawan Taufik Abdullah pernah mengingatkan bahwa sejarah Indonesia tidak pernah hanya milik pusat kekuasaan.

Ia hidup dan bertahan di wilayah lokal, tempat masyarakat membentuk ingatan kolektifnya sendiri. Cipaku adalah salah satu contoh ingatan itu.

Nama Cipaku berasal dari bahasa Sunda Kuno. Awalan “Ci” merujuk pada air atau sungai, sementara “paku” dimaknai sebagai kuat, kokoh, atau penyangga.

Baca Juga: Naik Dokar, ASN DPUPR Kota Tegal Diantar ke Kantor Baru

Dalam tradisi Sunda, penamaan wilayah hampir selalu berkaitan dengan unsur alam terutama air yang menjadi pusat kehidupan sosial dan ekonomi.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait