Bolong-Bolong, Jalan Banjaran-Balamoa Butuh Perbaikan

Selasa, 3 Februari 2026 | 17.08
Jalan Banjaran-Balamoa Rusak
Jalan Banjaran-Balamoa Rusak

Jalan Banjaran–Balamoa rusak parah dan berlubang di banyak titik. Warga dan DPRD berharap perbaikan segera dilakukan sebelum Ramadan 2026.

SLAWI, puskapik.com - Jalan Banjaran-Balamoa di Kabupaten Tegal butuh perbaikan sebelum bulan Ramdahan tahun 2026. Hal itu mengingat jalan tersebut bolong-bolong yang membayakan pengguna jalan. Terlebih di musim penghujan, jalan berlubang tertutup air dan rawan menimbulkan kecelakaan.

Pantauan di lapangan, jalan bolong-bolong hampir merata dari mulai Banjaran hingga Kalikangkung. Kondisi jalan berlubang terparah di Desa Pekiringan, Pegirikan, Bedug, Pecabean, dan Jatirawa. Lubang jalan selebar 30 cm hingga 1 meter dengan kedalaman 10-30 cm.

Saat hujan dan di malam hari, jalan Banjaran-Balamoa yang minim penerangan, sangat berbahaya. Terutama bagi kendaraan roda dua yang rawan terjatuh akibat melalui lubang jalan.

Baca Juga: 224 Rumah Warga di Desa Capar Tegal Terdampak Banjir, Polisi Bantu Bersihkan Rumah Warga

“Pakai motor saja sulit untuk memilih jalan, apalagi pakai mobil. Lubang jalan terpaksa dilalui,” kata warga Slawi, Yadi (34) saat melintasi di jalan Banjaran-Balamoa, Selasa 3 Februari 2026.

Yadi mengaku tiap hari melintasi jalan Banjaran-Balamoa, karena tempat kerjanya di wilayah Balamoa. Ia kerap melihat ada kendaraan yang terjatuh saat menerobos jalan berlubang. Beruntung, kecelakaan tidak parah, sehingga masih bisa melanjutkan perjalanan.

“Kami berharap segera diperbaiki. Berbahaya saat malam hari ditambah musim hujan,” harapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Ade Krisna Mulyawan membenarkan kondisi jalan Banjaran-Balamoa yang rusak parah. Ade yang rumahnya di Desa Kalikangkung tiap hari melintas jalan tersebut.

“Kami berharap segera dilakukan perbaikan sebelum bulan puasa,” pinta politisi Gerindra itu.

Ditambahkan, jalan Banjaran-Balamoa merupakan akses utama warga saat ke wilayah pantura. Mobilitas di jalan itu sangat tinggi, apalagi nanti di bulan puasa. Untuk menghindari hal yang tidak diingikan, pihaknya berharap untuk dilakukan perbaikan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait