Ramai Dikeluhkan, Kegiatan Siswa Sambut Wali Kota Tegal Batal Digelar

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 21.53

TEGAL, puskapik.com - Setelah banyak menuai keluhan dan keresahan sejumlah orang tua siswa, kegiatan penyambutan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan istrinya oleh pelajar di Lapangan Yos Sudarso a...

TEGAL, puskapik.com - Setelah banyak menuai keluhan dan keresahan sejumlah orang tua siswa, kegiatan penyambutan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan istrinya oleh pelajar di Lapangan Yos Sudarso akhirnya dibatalkan. Kabar pembatalan itu dibenarkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/ MTs Negeri Kota Tegal, Sukarmin, melalui edaran yang diteruskan kepada para orang tua dan wali murid. Dalam surat yang bertajuk “Informasi Perubahan Kegiatan Tegal Amazing”, dijelaskan beberapa poin penting terkait perubahan kegiatan. 1. Kegiatan yang semula dijadwalkan Sabtu, 11 Oktober 2025 pukul 14.30 WIB di Lapangan Yos Sudarso dibatalkan. 2. Siswa tidak perlu hadir di sekolah pada siang hari. 3. Jika siswa ingin hadir di puncak acara Gebyar Semarak Pesta Rakyat Tegal Amazing 2025 yang digelar pada pukul 19.00-21.00 WIB di Jalan Pancasila, mereka wajib didampingi oleh orang tua atau wali. 4. Kupon undian yang telah dibagikan sebelumnya sudah dikumpulkan oleh wali kelas dan akan dimasukkan ke kotak undian oleh pihak sekolah. Sukarmin menegaskan, kegiatan mangayubagyo atau penyambutan wali kota di lapangan resmi ditiadakan. Namun, bagi siswa yang ingin menukarkan kupon, dipersilakan datang ke sekolah. "Agar tidak merasa terbebani, kegiatan yang melibatkan siswa di Lapangan Yos Sudarso ditiadakan. Tetapi bagi yang mau menyaksikan acara Tegal Amazing, silakan dengan pendampingan orang tua," ujar Sukirman Sabtu 11 Oktober 2025. Sukarmin yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 10 Kota Tegal menambahkan, keputusan ini sekaligus untuk meredam keresahan masyarakat. "Pembatalan ini mungkin sebagai respons terhadap gejolak di masyarakat, terutama dari para orang tua siswa. Tapi ada juga yang memang ingin menyaksikan acaranya," kata Sukirman. Terkait hadiah, Sukarmin menyebut telah disediakan sekitar 10 unit telepon genggam bagi siswa dalam undian kupon Semarak Pesta Rakyat. "Hadiah tetap disiapkan, tapi teknisnya diatur oleh sekolah. Siswa tidak perlu datang ke lapangan," ujar Sukirman. Sukirman juga mengimbau siswanya untuk tidak datang ke lapangan, meski sebagian rumah siswa berada di sekitar lokasi acara. "Kalau melihat zonasi, kebanyakan siswa kami tinggal di sekitar Lapangan Yos Sudarso dan Jalan Pancasila. Kalau mau nonton silakan, kalau tidak ya tidak apa-apa," ucap Sukirman. Sebelumnya, rencana penyambutan wali kota yang baru menikah di Solo menuai kritik publik. Orang tua siswa mempertanyakan relevansi pelibatan pelajar dalam acara bernuansa pribadi, terlebih dengan kegiatan yang berlangsung hingga malam hari dan disertai undian berhadiah. Anggota DPRD Kota Tegal, Erni Ratnani, turut menilai bahwa kegiatan semacam itu sebaiknya tidak melibatkan pelajar secara langsung. "Kalau hanya menyambut saja tidak apa-apa, tapi kalau dilibatkan dalam pengundian dan hiburan sampai malam, menurut saya kurang edukatif," ujar Erni sebelumnya. Dengan adanya pembatalan ini, kegiatan penyambutan wali kota di lapangan resmi ditiadakan, sementara acara puncak Gebyar Semarak Pesta Rakyat Tegal Amazing 2025 tetap berlangsung malam hari di Jalan Pancasila, Kota Tegal. **

Artikel Terkait