Dari Mustahik Menuju Muzakki, Baznas Jateng Kucurkan Modal Usaha di Kendal

Sabtu, 21 Februari 2026 | 16.12
Pemberian modal usaha bagi para mustahik dari Kendal, Batang dan Pekalongan. edhot
Pemberian modal usaha bagi para mustahik dari Kendal, Batang dan Pekalongan. edhot

Mustahik Kendal, Batang, dan Pekalongan terima modal usaha Rp3 juta dari Baznas Jateng untuk dorong kemandirian dan wujudkan transformasi menjadi muzakki.

KENDAL, puskapik.com – Upaya mendorong kemandirian ekonomi umat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah. Melalui program zakat produktif, Baznas Jateng menyalurkan bantuan modal usaha kepada 120 mustahik dari Kabupaten Kendal, Batang, dan Pekalongan,.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta untuk pengembangan usaha mikro yang telah dijalankan. Bantuan ini tidak sekadar suntikan dana, tetapi juga menjadi bagian dari program pemberdayaan berkelanjutan.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, menegaskan bahwa program ini dirancang agar mustahik tidak selamanya menjadi penerima zakat.

Baca Juga: Mengenal Sosok Istri Ki Gede Sebayu, Raden Ayu Buyut Emas

“Total ada 120 mustahik yang menerima bantuan. Harapannya, ke depan mereka bisa berkembang, mandiri, bahkan berubah menjadi muzakki yang turut membantu sesama,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sepanjang tahun ini Baznas Jateng menargetkan sekitar 3.500 pelaku UMKM kategori mustahik di seluruh Jawa Tengah dapat menerima bantuan serupa. Selain modal, para penerima juga mendapat pendampingan dari pegawai Kantor Kementerian Agama di wilayah masing-masing, guna memastikan usaha berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kendal, Agus Dwi Lestari, yang hadir mewakili Bupati Kendal, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Jateng terhadap pelaku usaha kecil di daerahnya.

Di Kabupaten Kendal sendiri, sebanyak 57 mustahik menerima bantuan pada kesempatan tersebut. Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi keluarga dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. **

Artikel Terkait