Soto KTL Pekalongan, Kuliner Unik Berbahan Alat Vital Sapi

Sabtu, 3 Januari 2026 | 18.48
Soto KTL Pekalongan, Kuliner Unik Berbahan Alat Vital Sapi

Soto KTL Pekalongan merupakan kuliner unik berbahan alat vital sapi dengan kuah gurih bercita rasa tauco yang kini jadi buruan pecinta soto dari berbagai daerah.

PEKALONGAN, puskapik.com – Pekalongan tak hanya dikenal dengan batiknya, tetapi juga ragam kuliner khasnya. Selain soto tauto yang sudah lebih dulu populer, ada menu unik yaitu , Soto KTL.

Soto berbahan alat vital sapi jantan yang dijajakan di dekat jalur pantura Pekalongan.

Meski terdengar tak lazim, Soto KTL justru menjadi magnet bagi para pencinta kuliner. Warung sederhana milik Rukiyah, yang berlokasi di Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, nyaris tak pernah sepi pengunjung. Bahkan, dalam hitungan jam setelah dibuka, menu andalan ini kerap ludes terjual.

Baca Juga: The Nice Playland Batang Sedot Ribuan Wisatawan saat Liburan Tahun Baru 2026

Rukiyah bukan pemain baru di dunia kuliner. Ia mengaku sudah berjualan soto sejak era 1980-an. Soto KTL sendiri lahir dari kepekaannya melihat bahan alat vital sapi di pasar yang jarang diminati pembeli.

“Daripada tidak terpakai, saya coba olah jadi soto. Tidak menyangka malah disukai dan sampai sekarang jadi favorit,” tutur Rukiyah.

Setiap hari, warung Soto KTL buka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Namun jangan datang terlambat. Dalam waktu sekitar empat jam, soto racikan Rukiyah biasanya sudah habis. Dalam sehari, ia mengolah sekitar tiga kilogram daging sapi biasa serta lima potong alat vital sapi untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Soal rasa, banyak pelanggan menyebut Soto KTL tak jauh berbeda dengan soto tauto khas Pekalongan. Kuahnya gurih dengan cita rasa tauco yang kuat, disajikan bersama irisan daging khusus, bihun, dan tauge. Yang membuat penasaran, aroma amis yang sering dikhawatirkan justru tidak terasa.

Baca Juga: Mobil 'Dirampas' Mata Elang, Warga Pekalongan Lapor Call Center 110 Mabes Polri

“Rasanya enak, gurih, dan khas. Dari dulu makan di sini, susah pindah ke warung lain,” ujar Siti, salah satu pelanggan setia.

Menariknya, pembeli Soto KTL tak hanya datang dari Pekalongan. Sejak viral di media sosial, pelanggan berdatangan dari Batang, Pemalang, bahkan luar kota seperti Jakarta, Semarang, hingga Surabaya.

Penikmatnya pun beragam, meski didominasi kaum pria, namun tak sedikit pula pelanggan perempuan yang ikut mencicipi. Selain keunikan rasanya, sebagian konsumen percaya Soto KTL memiliki khasiat untuk menambah stamina pria.

Baca Juga: Pimpin Upacara HAB ke-80 di Rembang, Wagub Jateng Tegaskan Penguatan Sinergi Kemenag hingga Daerah

Meski demikian, Rukiyah lebih memilih menekankan soal cita rasa dan kepuasan pelanggan. Dengan harga yang terjangkau, Rp20.000 per porsi, Soto KTL menjadi pilihan menarik bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba sensasi berbeda.

Bagi Anda yang tengah melintas di Pekalongan dan ingin menjajal pengalaman kuliner yang tak biasa, Soto KTL racikan Bu Rukiyah bisa masuk dalam daftar wajib coba. Namun satu pesan penting, datanglah lebih pagi, sebelum sotonya benar-benar habis. **

Artikel Terkait