Banjir Berulang di Kota Pemalang, Normalisasi Sungai dan Drainase Jadi Solusi

Banjir parah melanda kawasan perkotaan Pemalang akibat hujan deras; Pemkab siapkan normalisasi sungai, perbaikan drainase, dan edukasi antisipasi sampah.
Anom Widiyantoro juga mengakui bahwa faktor cuaca turut berperan besar terhadap terjadinya banjir parah di wilayah perkotaan Pemalang, mengingat curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus.
“Tidak bisa kita pungkiri ya, faktor cuaca itu jadi salah satu penyebabnya. Kondisi hujan terus menurus dan intensitasnya yang tinggi, turut mendukung terjadinya banjir,” ucapnya.
Seperti diketahui, banjir menggenangi wilayah perkotaan di Kabupaten Pemalang pada Sabtu malam 31 Januari 2026 lalu. Genangan banjir menyebabkan arus lalu lintas tersendat, ratusan motor mogok, dan pemukiman perkotaan terendam.
Bencana serupa kembali terulang pada Senin malam 2 Februari 2026. Masyarakat di pemukiman terdampak yang baru saja selesai membersihkan rumah, harus menghela nafas, setelah kembali dihadapkan dengan dinginnya air banjir. **



