Cuaca Ekstrem Picu Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Pemalang

Cuaca ekstrem sebabkan kapal nelayan di Pemalang kecelakaan akibat gelombang tinggi, angin kencang, dan pendangkalan muara, nelayan diimbau tidak melaut.
Menurutnya dari lebih dari seribu kapal nelayan yang tersebar di berbagai pelabuhan di Kabupaten Pemalang, saat ini hanya sekitar 20 persen yang masih aktif melaut.
Sebagian besar nelayan memilih menepi demi menghindari risiko kecelakaan yang lebih besar.
HNSI Kabupaten Pemalang pun mengimbau seluruh nelayan agar tidak nekat melaut selama peringatan cuaca ekstrem masih diberlakukan.
Nelayan diminta mematuhi tanda peringatan di dermaga seperti bendera hitam, demi menjaga keselamatan jiwa serta mencegah kerugian materil yang lebih besar. **
Halaman 2 dari 2



