Cuaca Buruk, Nelayan Tegal Butuh Bantuan Paceklik

Minggu, 25 Januari 2026 | 12.04
Tempat pelelangan ikan atau TPI Tegalsari, Kota Tegal, sepi dari aktivitas nelayan, Minggu 25 Januari 2026, seiring masuknya musim Baratan.
Tempat pelelangan ikan atau TPI Tegalsari, Kota Tegal, sepi dari aktivitas nelayan, Minggu 25 Januari 2026, seiring masuknya musim Baratan.

Cuaca ekstrem di perairan Tegal membuat ratusan nelayan tak melaut, kehilangan penghasilan, sehingga butuh segera disalurkan bantuan paceklik.

TEGAL, puskapik.com - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan dalam beberapa bulan terakhir berdampak signifikan terhadap sektor perikanan, khususnya penghasilan nelayan di Kota Tegal.

Kondisi tersebut mendorong Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, meminta pemerintah setempat segera menyalurkan bantuan beras paceklik bagi nelayan.

Hal itu disampaikan Kusnendro saat dihubungi puskapik.com, Minggu siang 25 Januari 2026.

Baca Juga: Longsor di Bongas Watukumpul Pemalang, Dua Orang Tertimbun

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, cuaca ekstrem yang terjadi sekitar dua bulan terakhir ditandai dengan curah hujan tinggi dan gelombang laut besar, sehingga menyulitkan aktivitas melaut.

"Cuaca ekstrem ini sangat berdampak bagi nelayan, terutama yang menggunakan kapal di bawah 30 gross tonage. Banyak dari mereka yang akhirnya memilih tidak melaut karena faktor keselamatan," ujar Kusnendro.

Kusnendro menegaskan, nelayan yang tetap melaut menghadapi risiko tinggi, sementara mereka yang tidak melaut praktis kehilangan sumber penghasilan.

Baca Juga: Butuh Penataan Wisata Guci, Bangunan Tepi Sungai Gung Hingga Pipa Air Panas

Kondisi tersebut, kata Kusnendro, perlu direspons cepat oleh Pemerintah Kota Tegal.

Di sisi lain, Kusnendro menyebut Pemkot Tegal sebenarnya memiliki program bantuan beras bagi nelayan.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait