DPC GMNI Kota Tegal Deklarasikan Persatuan Menuju Konfercab

DPC GMNI) Kota Tegal secara resmi melaksanakan “Deklarasi Persatuan” sebagai langkah strategis menuju pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab).
TEGAL, puskapik.com - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Tegal secara resmi melaksanakan “Deklarasi Persatuan” .
Deklarasi ini sebagai langkah strategis menuju pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab).
Selain itu, juga menjadi momentum penting untuk mengakhiri dinamika internal dan meneguhkan kembali komitmen organisasi dalam satu barisan perjuangan.
Baca Juga: Muskot FOBI Kota Tegal Tetapkan Adi Sentosa Ketua Baru
Ramadhani Syazali, menegaskan bahwa persatuan merupakan fondasi utama bagi kebangkitan GMNI di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, khususnya di era (post-truth).
“Persatuan adalah tonggak satu-satunya agar GMNI kembali menjadi organisasi pelopor di tengah zaman post-truth semacam ini, dengan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan dan ego pribadi. Harapan ke depan, DPC GMNI Kota Tegal tetap eksis dan konsisten mengawal tuntas kerja-kerja ideologi organisasi, yaitu Marhaenisme,” tegasnya
Sementara itu, Ketua Setyo Amboro Nesta dalam pesannya menekankan bahwa rekonsiliasi bukan sekadar penyatuan struktural, melainkan proses pendewasaan kolektif yang berlandaskan integritas dan kesadaran ideologis.
Ia menyampaikan bahwa kekuatan GMNI tidak terletak pada kuantitas massa semata, tetapi pada kualitas gagasan, keteguhan prinsip, dan komitmen ideologis kadernya.
Menurutnya, Marhaenisme harus dihidupi sebagai kompas perjuangan, bukan sekadar wacana teoritis.
Selain itu, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun harus dikelola dengan etika, dialog, dan semangat persaudaraan.
Baca Juga: 15 Penggarap Hutan Lindung di Guci Berhasil Dimediasi, Siap Kembalikan Fungsi Lahan
Setyo juga menegaskan pentingnya menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, sebagai ujian integritas kader GMNI. Persatuan yang dibangun, lanjutnya, adalah persatuan ideologis yang lahir dari kesamaan visi dan ketulusan untuk mengabdi.
Ia mengaku bangga melihat potensi dan ketangguhan kader GMNI Kota Tegal yang tetap bertahan dan bergerak di tengah dinamika internal. Baginya, pencapaian terbesar bukanlah administratif, melainkan ketika kader GMNI mampu berdiri tegak membela kebenaran dengan nalar yang jernih.
Deklarasi persatuan ini diharapkan menjadi titik awal bagi GMNI Kota Tegal untuk tumbuh sebagai organisasi yang mapan secara ideologis dan kuat dalam kaderisasi, serta kembali memainkan peran strategis sebagai organisasi perjuangan rakyat.***
Artikel Terkait

Fraksi PDIP Tegal Tak Sepakat Pilkada Lewat DPRD, Pemicu Kemarahan Rakyat
Rabu, 7 Januari 2026

Cuaca Ekstrem Siang Ini, BMKG Warning Wilayah Tegal Raya
Rabu, 7 Januari 2026

Kelemahan Layar Smartphone Amoled, Jangan Dikasihkan Anak-Anak
Rabu, 7 Januari 2026

150 Kapal Nelayan Menganggur di Pelabuhan Tegal, Ini Penyebabnya
Rabu, 7 Januari 2026