Lewat Adu Penalti, Purnel FC Kalahkan Sundul Langit di Turnamen Bupati Tegal Cup 2025
Senin, 27 Oktober 2025 | 23.11

TEGAL, puskapik.com - Purnel FC Suradadi berhasil juara 1 dalam Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2025 yang digelar di Desa Grobog Kulon, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal resmi ditutup pada Minggu 26 Ok...
TEGAL, puskapik.com - Purnel FC Suradadi berhasil juara 1 dalam Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2025 yang digelar di Desa Grobog Kulon, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal resmi ditutup pada Minggu 26 Oktober 2025.
Purnel FC yang dikomandoi Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Galuh Ghibran Bisri itu, menang lewat adu penalti.
Final Turnamen Bupati Cup 2025 berlangsung meriah. Kedua belah kesebelasan mengeluarkan suporternya, sehingga lapangan Desa Grobog Kulon penuh penonton. Purnel FC dan Sundul Langit sejak babak pertama sudah saling serang.
Namun, hingga peluit dibunyikan pertanda pertandingan selesai, skor masih imbang 0-0.
Babak adu penalti, Purnel FC berhasil menaklukan Sundul Langit.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Tegal, Mulyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen Bupati Cup 2025 yang dinilainya berjalan dengan sukses, aman, dan penuh antusiasme masyarakat.
Menurut Mulyanto, turnamen sepak bola tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembinaan bagi pemain muda di Kabupaten Tegal.
“Olahraga sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sangat dicintai oleh masyarakat Kabupaten Tegal. Terbukti, Bupati Cup 2025 yang diikuti oleh 32 tim berjalan dengan lancar dan meriah hingga partai final. Saya ucapkan selamat kepada para juara, semoga sepak bola Kabupaten Tegal semakin maju dan siap menghadapi kompetisi berikutnya,” ujar Mulyanto.
Lebih lanjut, Mulyanto menilai turnamen seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaring dan membina bakat-bakat muda lokal agar dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, bahkan ke ajang nasional.
“Turnamen tarkam seperti ini sangat positif. Selain menjadi hiburan, juga menjadi motivasi bagi pemain muda untuk terus berkembang. Kami juga menghadirkan pemain dari berbagai daerah, bahkan pemain asing, agar para atlet muda bisa belajar dan menambah wawasan dari mereka,” terang Mulyanto.
Kepala Desa Grobog Kulon, Mufaizin, menjelaskan, pertandingan final tersebut berlangsung sengit dan menjadi puncak dari turnamen yang telah digelar sejak 19 September 2025, diikuti oleh 32 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal.
“Pertandingan hari ini berakhir imbang 0-0 selama dua babak. Laga dilanjutkan dengan adu penalti dan dimenangkan oleh Purnel FC Suradadi,” ujar Mufaizin.
Menurutnya, turnamen yang berlangsung selama lebih dari sebulan dengan total 31 pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pembinaan dan pengembangan bakat sepak bola di tingkat desa.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar lebih aktif berolahraga serta meningkatkan prestasi di bidang sepak bola. Melalui turnamen ini, kami juga ingin memperkenalkan potensi olahraga di Desa Grobog Kulon kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Mufaizin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penyelenggaraan turnamen, termasuk Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Tegal, sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses hingga akhir.
"Bagi pemenang, juara pertama menerima tropi dan uang sebesar Rp40 juta, juara kedua menerima uang dan tropi sebesar Rp25 juta dan kemudian juara tiga bersama masing-masing sebesar Rp10 juta," jelasnya.
Tak hanya bagi pemain, penonton juga mendapatkan kesempatan meraih hadiah menarik melalui doorprize dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Beat, yang dimenangkan oleh Fahril Agung Wibowo dari Desa Wanatawang, Yamansari, Lebaksiu.
“Berkat dukungan semua pihak, turnamen ini berjalan lancar. Semoga tahun depan kegiatan serupa bisa kembali digelar dengan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta,” pungkas Mufaizin. **
Artikel Terkait

Kota Tegal Diprakirakan Hujan Ringan Sore Ini, Rabu 4 Maret 2026

Kampung Kauman Tegal Terkenal sejak Masa Mataram Islam hingga Jadi Sentra Tenun Sarung

Tragedi Sungai Ketiwon Tegal, Dua Korban Ditemukan dan Satu Selamat
