Warga Tolak Truk dan Bus Besar Melintas di Kota Bumiayu, Pemkab Bahas Solusinya

Brebes bahas keluhan warga soal truk dan bus besar di Bumiayu, kaji jalan lingkar untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
BREBES, puskapik com – Aspirasi warga agar truk dan bus besar tidak melintas di Kota Bumiayu kembali mencuat.
Kepadatan lalu lintas, keselamatan, dan kenyamanan kawasan perkotaan menjadi alasan utama penolakan warga terhadap kendaraan bertonase besar masuk ke pusat kota.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Aula Kantor Kecamatan Bumiayu, Kamis, 22 Januari 2026.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai instansi lintas sektor dari tingkat provinsi hingga kabupaten, antara lain PPK 1.4 Jawa Tengah Kementerian Pekerjaan Umum, BPTD Kelas I Jawa Tengah, Bina Marga Cipta Karya Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, DPUPR Kabupaten Brebes, Satlantas Polres Brebes, serta unsur Kecamatan Bumiayu.
Dalam forum yang dimulai sekitar pukul 09.00 tersebut, pemerintah membahas penataan lalu lintas sebagai solusi atas keluhan warga, termasuk opsi pengalihan truk dan bus besar agar tidak melintas di jalur perkotaan Bumiayu.
Jalan lingkar Bumiayu menjadi salah satu alternatif utama yang dikaji untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.
Baca Juga: Empat Jembatan Gantung Merah Putih Akan Dibangun di Brebes, Ini Titik Lokasinya
DPUPR Kabupaten Brebes memaparkan kondisi, status ruas, kelas jalan, serta kesiapan teknis jalan lingkar Bumiayu.
Sementara itu, Satlantas Polres Brebes menyampaikan rekayasa lalu lintas guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi potensi kecelakaan.
Artikel Terkait

Layanan Air Bersih PDAM Tirta Baribis ke 7.600 Pelanggan di Bumiayu Mulai Pulih Pasca Banjir

Emak-emak Desa Adisana Brebes Turun ke Jalan Soroti Banjir Berulang dan Kerusakan Hutan

Waspadai Banjir, Saluran Perkotaan Dipenuhi Enceng Gondok Dibersihkan
