Rekomendasi Kuliner Pemalang, Iga Bakar Dinosaurus
Minggu, 21 Desember 2025 | 20.59

SLAWI, puskapik.com - Kebayangkan jika mendengar dinosaurus, pasti terlintas besar, kuat dan serem. Tapi, tidak untuk rekomendasi kuliner satu ini. Ya, iga bakar dinosaurus di Brug Kafe Desa Jebet Sel...
SLAWI, puskapik.com - Kebayangkan jika mendengar dinosaurus, pasti terlintas besar, kuat dan serem. Tapi, tidak untuk rekomendasi kuliner satu ini.
Ya, iga bakar dinosaurus di Brug Kafe Desa Jebet Selatan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.
Iga bakar dinosaurus sangat rekomended bagi pecinta kuliner di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.
Bagi yang penasaran, bisa langsung ke lokasi Kafe Brug yang berada di jalur alternatif Pemalang-Purbalingga. Lokasi Kafe Brug berjarak sekitar 5 kilometer dari Alun-alun Pemalang.
Untuk mencapai Kafe Brug, dari Alun-alun Pemalang ke selatan di jalur Pemalang-Purbalingga.
Sesampainya di pertigaan Gudang Balok Desa Bojongbata, berbelok ke kiri menuju Desa Jebet Selatan.
Sesampainya di jalur alternatif menuju Desa Sungapan, di kiri jalan terdapat jembatan kecil. Kafe Brug di sebelah barat jembatan Jebet Selatan.
Kafe yang berada di sebelah aliran irigasi ini, adem dengan banyak tumbuhan. Pecinta kuliner akan dipersilahkan memiliki menu yang akan dipesan.
Menu spesial Kafe Brug, diantaranya Balungan Dinosaurus dengan harga Rp90 ribu, Balungan Dinosaurus Jumbo Rp119 ribu, SOP nasi campur Rp10 ribu, sop nasi pisah Rp15 ribu, koyor sambel gledek Rp15 ribu, dan sop iga Rp23 ribu.
Kafe Brug juga menyediakan aneka minuman dengan harga sangat terjangkau.
"Iga bakar dinosaurus sangat empuk dan lezat. Ini bisa untuk 2-3 orang, karena porsinya besar," kata salah satu pecinta kuliner asal Pemalang, Yayat Hidayat (35), Minggu 21 Desember 2025.
Yayat mengaku puas dengan masakan iga bakar dinosaurus. Selain empuk, iga sapi ini sangat nikmat dengan bumbu rempah-rempah.
Rasa masakan tradisional sangat kental, sehingga pas untuk lidah lokal. Iga bakar dinosaurus disajikan tidak pedas, tapi bisa ditambahkan dengan sambal kecap.
"Sop iga juga enak dan segar. Cocok jika dipadukan dengan igar bakar dinosaurus," ujar Yayat, warga Kelurahan Pelutan, Kecamatan/ Kabupaten Pemalang.
Sementara itu, Chef Kafe Brug Jebet Selatan, Didin menuturkan, iga bakar dinosaurus menggunakan iga sapi. Iga itu didatangkan dari luar daerah.
Pasalnya, tidak banyak bahan baku iga sapi besar yang dijual di pasaran. Pihaknya memesan tersendiri iga tersebut dengan ukuran tertentu.
"Iga direndam sampai 4 jam lebih. Ini agar daging di iga sapi empuk," katanya.
Chef asal Pemalang itu juga harus ekstra hati-hati saat membakar iga tersebut. Hal itu dikarenakan jika tidak bisa mengolahnya, maka daging iga akan terlepas.
"Ada cara tersendiri saat membakar iga sapi ini. Jika tidak bisa mengolahnya, maka daging iga akan hancur berantakan. Termasuk cara mengoleskan bumbu," pungkasnya. **



