Wakil Ketua DPRD Pemalang Dorong PNS Baru Tunjukkan Kinerja dan Inovasi

Wakil Ketua DPRD Pemalang dorong PNS baru tunjukkan kinerja dan inovasi. Sebanyak 284 CPNS resmi dilantik menjadi PNS di lingkungan Pemkab Pemalang.
PEMALANG, puskapik.com – Wakil Ketua III DPRD Pemalang, Aris Ismail, menaruh harapan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru agar mampu menjadi motor penggerak inovasi birokrasi.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PNS yang digelar di Pendopo Kantor Bupati Pemalang, Selasa, 12 Mei 2026.
"Tentunya semoga untuk teman-teman yang tadi dilantik agar bisa bekerja dengan baik, sesuai tupoksinya," kata Aris Ismail usai acara pelantikan.
Baca Juga: Edukasi Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Slawi Belajar Kesiapsiagaan Bencana di PMI Tegal
Selain itu, Aris Ismail berharap para PNS baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat menghadirkan berbagai terobosan yang mampu mendukung jalannya program pemerintah daerah.
Menurutnya, komposisi PNS yang didominasi kalangan muda menjadi potensi besar dalam mendorong inovasi birokrasi.
"Semoga muncul inovasi-inovasi dari teman-teman yang tadi dilantik. Biasanya anak muda itu inovatif, mereka visioner," tutur legislator yang juga Ketua Ormas Pemuda Pancasila Pemalang itu.
Baca Juga: Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Pekarangan Rumah Warga Ringinarum Kendal
Diberitakan sebelumnya, ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi menyandang status PNS setelah dilantik oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Pemalang, Selasa sore, 12 Mei 2026, setelah para CPNS menyelesaikan seluruh tahapan administrasi dan masa percobaan.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pemalang, Khaeron, menyampaikan total ada sebanyak 298 CPNS di lingkungan Pemkab Pemalang, dan yang akhirnya diangkat menjadi PNS berjumlah 284 orang.
"Yang diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang hari ini sebanyak 284 orang atau berkurang 14 orang," ujarnya.
Ia menjelaskan, pengurangan jumlah tersebut disebabkan satu CPNS meninggal dunia karena sakit, sementara 13 CPNS lainnya beralih status menjadi CPNS di Kementerian Pertanian RI.


