Aktivitas Gunung Slamet Turun dan Radius Aman Pendaki 2 Km

Aktivitas Gunung Slamet menurun dengan status tetap Level II (Waspada). Radius aman bagi pendaki dan wisatawan kini menjadi 2 km dari kawah puncak.
SLAWI, puskapik.com - Aktivitas Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten Jateng, mengalami penurunan.
Bahkan, radius aman pendakian dari puncak Gunung Slamet turun dari 3 kilometer (km) menjadi 2 km.
Gunung Slamet terletak di Kabupaten Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Purbalingga.
Posisi geografis Gunung Slamet di Latitude -7.242°LU, Longitude 109.208°BT dan memiliki ketinggian 3428 mdpl.
Baca Juga: Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Penyebab Komponen Mobil Cepat Rusak
Berdasarkan laman MAGMA Indonesia, laporan Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang per 24 jam, tanggal 11 Juni 2026 pukul 00.00-24.00 WIB,
Pengamatan Klimatologi, cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 20.1-27°C. Kelembaban 66-73%.
Pengamatan visual terjadi gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Asap kawah nihil.
Baca Juga: Dugaan Maladministrasi Jual Beli Tanah Waris, Pemdes Widodaren Pemalang Dilaporkan ke Ombudsman RI
Pengamatan kegempaan terjadi 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2 mm, S-P 2.2 detik dan lama gempa 20 detik. Selain itu, 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.5 mm, S-P 4.1 detik dan lama gempa 22 detik serta 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 mm, dominan 0.5 mm.
Sementara itu, dilaporkan tingkat aktivitas Gunungapi Slamet Level II atau waspada.
Masyarakat dan pengunjung/ wisatawan tidak berada/ beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet. **


