Masyarakat Adat Guci Tegal Turun Tangan Atasi Alih Fungsi Lahan di Lereng Gunung Slamet

Minggu, 11 Januari 2026 | 14.11
Ketua Masyarakat Adat Reksa Wana Guci,  Sobirin memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Minggu 11 Januari 2026.
Ketua Masyarakat Adat Reksa Wana Guci, Sobirin memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Minggu 11 Januari 2026.

Masyarakat Adat Guci Tegal turun tangan menjaga hutan lereng Gunung Slamet dengan penanaman pohon untuk cegah alih fungsi lahan.

"Kejadian banjir di Guci kemarin, menjadi pelajaran kita bersama. Kita harus lebih ketat dan betul-betul menjaga hutan," tegas Mbah Birin.

Lebih lanjut dikatakan, tidak hanya soal hutan, tapi Masyarakat Adat Reksa Wana Guci juga akan menjaga lingkungan hidup lainnya.

Dalam Masyarakat Adat Reksa Wana Guci, telah terbagi menjadi beberapa kewenangan. Diantaranya, Reksa Toya yang menjaga soal air, Reksa Kayu yang menjaga pepohonan, Reksa Pangan yang menjaga soal ketahanan pangan, dan Reksa Satwa yang menjaga hewan-hewan di lereng Gunung Slamet.

"Nantinya, jika ada orang secara ilegal menjaring dan menembak burung, maka akan kena hukum adat," terang Mbah Birin. **

Halaman 2 dari 2

Artikel Terkait