Amiruddin Dorong Fasilitas BTQ Disiapkan Jika Lima Hari Sekolah Berlaku di Tegal

Minggu, 1 Februari 2026 | 13.01
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Amiruddin.
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Amiruddin.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Amiruddin mendorong sekolah menyiapkan fasilitas BTQ jika kebijakan lima hari sekolah SMP diterapkan agar pendidikan agama tetap berjalan.

TEGAL, puskapik.com - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Amiruddin, mendorong agar fasilitas pembelajaran baca tulis Al-Qur’an atau BTQ disiapkan di sekolah, apabila wacana penerapan lima hari sekolah bagi siswa SMP benar-benar diberlakukan.

Menurut Amir, kebijakan lima hari sekolah harus dicarikan solusi terbaik agar tidak berdampak pada pendidikan keagamaan siswa.

Anggota Fraksi PKS ini menekankan pentingnya win-win solution antara kepentingan akademik dan pembinaan religius.

Baca Juga: BTQ Siswa Jadi Perhatian PGRI Tegal dalam Wacana Lima Hari Sekolah

"Harus ada win-win solution, solusi yang terbaik. Karena secara riil, rumah saya dekat madrasah di Kecamatan Tegal Timur, jaraknya hanya sekitar 100 meter," kata Amir, saat dihubungi puskapik.com, Minggu 1 Februari 2026.

Amir mengungkapkan, dirinya merupakan alumni madrasah. Saat lulus SD, Amir juga menyelesaikan pendidikan madrasah ibtidaiyah.

Sementara untuk jenjang madrasah wustho, umumnya diikuti anak-anak usia SMP.

Namun, berdasarkan kondisi di masyarakat yang Amir tahu, masih terdapat anak-anak SMP yang tetap mengikuti pendidikan di madrasah ibtidaiyah, baik untuk memperdalam ilmu agama maupun memperlancar kemampuan BTQ.

Baca Juga: Mayoritas Guru SMP di Kota Tegal Dukung Wacana Lima Hari Sekolah

"Masih banyak madrasah yang mendampingi anak-anak SMP," ucap Amir.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait